Feed Intake

Standar

Feed intake. istilah ini tidak asing khususnya bagi orang peternakan. Feed intake atau yang biasanya disebut dengan konsumsi pakan ini bisa didapat dari perhitungan antara selisih dari pemberian pakan dengan sisa pakan yang dikonsumsi ternak dengan satuan gram/ekor yang biasanya diukur selama 1 minggu sekali. Feed intake atau komsumsi pakan digunakan untuk mengetahui seberapa banyak pakan yang dikonsumsi ternak sehingga nantinya bisa diprediksi berapa bobot badan, produksi telur atau yang lainnya yang ingin dihasilkan. Biasanya konsumsi pakan ini digunakan dalam variabel penelitian untuk mengetahui produksi penampilan misal ayam pedaging, ayam petelur dan lain sebagainya.

Konsumsi pakan setiap ternak berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. faktor internal yang mempengaruhi diantaranya adalah strain ayam, umur , bulu penutup dan  jenis kelamin sedangkan faktor eksternak diantaranya adalah lingkungan yang diantaranya adalah suhu, kelembaban dan kecepatan angin, jenis pakan yang digunakan. Konsumsi pakan ternak akan berubah seiring dengan berjalannya waktu untuk memasuki masa dewasa kelamin. pada umumnya konsumsi akan konstan pada masa itu. Akan tetapi berbagai macam faktor tetap berpengaruh dalam hal ini. Kebiasaan yang terjadi adalah konsumsi ayam jantan lebih tinggi kurang lebih 30% dibandingkan dengan ayam betina. Konsumsi pakan ini snagat penting untuk diperhatikan karena pengaruhnya sangat besar sekali untuk menentukan produksi yang diharapkan oleh peternak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s