Renungan: sudahkah kita beramanah ?????

Standar

Ketika kita berbicara sekilas tentang sebuah amanah banyak argumen yang muncul. Satu hal yang pasti bahwa suatu amanah itu merupakan suatu tanggung jawab penuh yang nantinya akan kita pertanggungjawabkan semua, entah itu tanggung jawab didunia dihadapan banyak orang ataupun nanti ketika kita sudah meninggal  ada suatu tanggungjawab yang harus dipenuhi diakhirat. Memang ada beberapa orang yang mempercayai ini dan tidak pula akan tetapi ini bukanlah suatu kendala untuk kita bisa merajut suatu kebersamaan dalam keberagaman hidup  ini.

Hal ini mungkin bisa dijadikan bahan renungan untuk kita semua yang telah diberi amanah, yang simpel dan mungkin sepele dan sering kita lupakan adalah berkaitan dengan kita sebagai manusia. Kita sebagai manusia sudah dikarunia segala hal yang harus kita jaga termasuk diri kita sendiri. Sudahkah kita melakukan yang terbaik untuk diri kita ataukah selama ini kita terlalu sering mendzolimi diri kita sendiri ???? yang bisa menjawab adalah diri kita sendiri karena yang lebih tahu kondisi kita adalah Allah dan kita.

Disisi lain, terkadang kita diberi amanah pula oleh orang disekeliling kita karena mungkin kita dianggap sebagai orang yang lebih dibandingkan dengan yang lainnya. Banyak orang yang terkadang bangga akan apa yang telah didapatkannya padahal itu merupakan suatu hal yang harus kita pertanggungjawabkan nantinya. Memang serba rumit akan tetapi jika kita urai satu persatu maka hal itu akan menjadi mudah. lalu bagaimana dengan kita kawan ?????? akankah kita hanya bangga saja dengan apa yang telah diberi kepada kita atau mungkin kita justru melarikan diri dari amanah tersebut dengan dalil karena sekeliling kita yang sudah tidak bersemangat lagi atau yang lainnya…..Dari semuanya itu hanya satu hal yang harus selalu kita ingat bahwa suatu ketika setiap amanah kita ada pertanggungjawabannya baik didunia maupun diakhirat. Selayaknya dijalankan dengan sebaik – baiknya dengan selalu upgrade diri dan sebagainya. Karena sangat tidak lucu ketika kita meminta seorang untuk lebih baik akan tetapi kita sendiri tidak mau atau ogah – ogahan , malas – malasan untuk menjadi lebih baik dari segala aspek kehidupan ini………………….bukan berarti kita melakukan semuanya karena takut akan sesuatu akan tetapi …..Cobalah kita semua belajar menata niat ini bahwa semuanya hanya untuk Tuhan kita Allah SWT.


               
             
     
               
 
   

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s