Mengambil pelajaran dari sebuah pengalaman

Standar

Beragamnya kehidupan terkadang membuat manusia merasa bingung untuk memilih mana gaya kehidupan yang akan ditemui. Kemungkinan hal ini berlaku pula untuk orang yang banyak sekali diberi nasihat diarahkan kesana kemari dan alhasil membuat bingung  orang tersebut. Pernahkah terpikirkan oleh kita bagaimana dengan sikap seseorang yang terlalu banyak memberikan nasihat menurut kita “subjektif masing 2 individu” ???. 

Yakin atau tidak yakin dan sadar atau tidak terkadang kita salah mengartikan apa yang dimaksud seseorang tersebut. Terkadang banyak sekali pikiran buruk yang melintas diotak kita karena stimulus yang kita terima tadi. Satu hal yang terkadang dilupakan adalah “seseorang mempunyai sebuah alasan untuk melakukan sesuatu” Alasan yang menurut dia baik dan mungkin kita menerima tidak baik. Salah faham ini terkadang membuat kita berpikir negatif entah itu apa sehingga memunculkan rasa tidak suka kepada orang lain. Yang menjadi pertanyaan saat ini, apakah kita akan membiarkan hal itu terjadi ???

Rasa tidak suka dengan orang lain, ketika dipelihara maka akan menimbulkan kebencian. Kebencian kepada seseorang tanpa disadari akan membuat kita dibenci oleh seseorang pula entah siapakah itu kita tidak tahu. Bukankan terdapat hukum sebab akibat di dunia ini. Apa yang kita lakukan kepada orang lain pasti akan kembali kepada kita pula.

Oleh karena itu, kenapa kita tidak mencoba untuk selalu berpikir positif dan selalu waspada akan adanya segala sesuatu yang akan datang dalam kehidupan kita ini. Kita sebagai manusia biasa tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi dengan kehidupan kita sekarang dan kehidupan mendatang, yang terpenting adalah kita berusaha sungguh – sungguh dalam menjalani kehidupan ini, bersikap baik kepada lingkungan dengan segala perbedaan kita dan senantiasa berdo’a semoga Tuhan senantiasa ,menunjukkan jalannya yang lurus dan mempermudah langkah kita untuk menuju kepada Nya. Amin..

Setiap langkah yang kita jalani dalam menempuh kehidupan ini, banyak hal yang bisa kita ambil sebagai pelajaran, mungkin ketika sekarang kita menjalani akan terasa biasa saja bersama dengan orang – orang yang kita sayangi sahabat, orang tua, saudara dan bersama yang lainnya, menempuh segala sesuatu bersama, mencari ilmu bersama dan mungkin masih banyak hal lain yang bisa kita lakukan. Namun, ketika semuanya telah berlalu dan semua tinggal kenangan, maka akan teringat semuanya dan kita akan merindukan semuanya itu. Oleh karena itu, mari kita maksimalkan waktu saat ini untuk mengapai kehidupan di masa mendatang agar bisa lebih baik dari sekarang. Berusaha untuk selalu menabur kebaikkan dan mencegah kemungkaran. 

Semoga kita termasuk orang – orang yang senantiasa berjalan di jalanNya. Amiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s